Inilah Cara Membuat Album Foto Galeri di WordPress Tanpa Plugin

By | November 9, 2022

Jika blog WordPress kita adalah blog masranger.com untuk menaruh koleksi foto, seperti foto-foto hasil jepretan disaat wisata, dan lain-lain. Maka kadangkala suatu saat akan membutuhkan penampilan foto-foto selanjutnya jadi sebuah penampilan foto galeri.

Dan ternyata jikalau hanya hanyalah membawa dampak album foto galeri di WordPress, kita dapat melakukannya tanpa kudu gunakan plugin. Fasilitas album foto galeri udah tersedia otomatis di sertakan dalam CMS WordPress semua versi, baik WordPress.org ataupun WordPress.com.

Biasanya penampilan album foto galeri di WordPress dari blog satu dan blog lainnya akan berbeda tampilannya. Itu disebabkan susunan kode yang terkandung dalam tema (template) untuk menampilkan galeri foto berbeda.

Jadi hal selanjutnya berdasarkan kode css yang tersimpan di dalam style.css. Bagi CMS WordPress.org kita dapat memodifikasi kembali penampilan galeri foto selanjutnya supaya tampilannya lebih menarik.

Berikut Cara Membuat Album Foto Galeri di WordPress Tanpa Plugin

Inilah Cara Membuat Album Foto Galeri di WordPress Tanpa Plugin
Inilah Cara Membuat Album Foto Galeri di WordPress Tanpa Plugin

Cara membawa dampak album foto galeri khusus untuk blog CMS WordPress amat mudah. Yang kudu kita melakukan pertama kali jikalau kita berniat akan membawa dampak album foto galeri adalah memilih penampilan album foto galeri apakah tampil di dalam tulisan atau halaman. J

ika album foto galeri idamkan tampil di dalam postingan, maka caranya kita tinggal klik menu Post > Add New Post di Dashboard. Namun jikalau album foto galeri idamkan tampil di halaman WordPress, maka caranya klik menu Page > Add New Page.

Kemudian jikalau kita udah masuk ke kotak editor WordPress baik kotak editor Post atau Page, disana kita klik Add Media.
Disini kita memilih Upload Files kemudian klik Select Files untuk memilih foto yang akan kita jadikan jadi album foto galeri.

Baca Juga:  Contoh Pidato Dampak Dari Gempa Bumi

Nanti kita akan disuguhkan kedalam penampilan pop-up device komputer. Silakan kita tinggal memilih beberapa foto yang udah tersimpan di pc atau mungkin foto yang masih tersimpan dalam USB Flasdisk atau sarana eksternal lainnya.

Untuk memilih semua foto yang akan kita upload, jikalau foto selanjutnya tersimpan dalam satu folder dan kita akan upload semua foto tersebut, maka langkah cepatnya tekan Ctrl+A terhadap keyboard kemudian klik Open.

Tunggu beberapa saat, sekarang WordPress kita tengah melakukan upload foto. Jika semua foto yang akan kita jadikan album galeri terupload semua, klik Create Gallery.

Berikut adalah penampilan kotak dialog untuk memodifikasi album foto galeri kita (Edit Gallery). Disini kita dapat berikan tiap-tiap nama foto. Contoh saya akan membawa dampak album foto galeri rider MotoGP 2012. Disana saya tulis nama-nama ridernya.

Kemudian kita lihat di posisi sebelah kanan atas, disitu tersedia Gallery Settings. Fungsinya untuk menyesuaikan penampilan album foto galeri seperti : Link To, Coloumns, Random Order, dan Size. Fungsi tiap-tiap pengaturan selanjutnya adalah :

Link To adalah untuk berikan efek hover terhadap foto, dimana kita klik foto selanjutnya akan mengarah kepada link yang kita tetapkan;

Coloumns adalah untuk menyesuaikan penampilan album foto galeri yang berdasarkan kolom. Disini saya memilih penampilan album jadi 3 kolom saja;

Random Order adalah untuk menampilkan album foto secara acak;
Size adalah ukuran tiap-tiap foto yang kita tampilkan dalam album galeri tersebut.
Jika semua pengaturan udah cocok bersama permintaan kita, paling akhir klik Insert gallery.

Berikut hasilnya perumpamaan album foto galeri saya yang isinya adalah foto-foto rider MotoGP 2012. Sedikit saya beri efek hover transition dimana jikalau kita arahkan kursor mouse akan berikan efek khusus.

Baca Juga:  Ujian Kesetiaan Link Google Form Yang Lagi Viral Hari Ini

Album foto galeri yang saya buat gunakan susunan kode css sebagai selanjutnya :

.gallery dt {
 width: auto;
 text-align: center;
 float: none;
}
.gallery img{
 border: 1px solid #CFCFCF!important;
 padding: 2px;
 -moz-transition: all 0.65s ease-in-out;
 -webkit-transition: all 0.65s ease-in-out;
}
.gallery img:hover{
 transform:rotate(4deg); 
 -moz-transform:rotate(4deg); 
 -webkit-transform:rotate(4deg); 
 -o-transform:rotate(4deg);
}

Simpan kode selanjutnya dalam file style.css. Jika pada mulanya dalam file style.css Anda udah terkandung kode selektor gallery, maka hapuslah pernah dan ganti bersama kode diatas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *