Inilah Aksi Profit Taking Dalam Trading Dan Investasi

By | November 9, 2022

Masranger.comInilah Aksi Profit Taking Dalam Trading Dan Investasi. Meski sering disebut dalam aktivitas trading forex, masih banyak trader yang salah tentang profit taking. Simak cara yang tepat untuk memaksimalkan aksi profit taking di sini.

Istilah Profit Taking dalam trading dan investasi tentu sering terdengar ketika Anda belajar. Tindakan ini sering dikaitkan dengan pengembalian atau keuntungan setelah berhasil menjalankan strategi dengan baik.

Penasaran kan, apa sih sebenarnya Profit Taking dan bagaimana bagi pemula untuk bisa profit dengan aksi-aksi umum ini?

Baca juga :

Apa Itu Profit Taking Dalam Trading Dan Investasi?

Istilah Profit Taking umumnya adalah proses melikuidasi posisi perdagangan yang sedang berlangsung atau aset investasi yang telah dipegang sejak lama. Sederhananya, pada saat inilah pedagang memiliki kesempatan untuk mengambil untung atau menarik dana.

Secara teknis, Profit Taking biasanya dilakukan dengan menutup posisi trading (dalam Forex, CFD, dan sejenisnya) atau dengan menjual aset yang telah dimiliki.

Misalnya, trader Forex sering mengambil tindakan Profit taking menjelang rilis laporan berdampak tinggi (NFP, perubahan suku bunga bank sentral, dll.).).

Sementara investor saham umumnya mengambil keuntungan setelah perusahaan atau penerbit melepaskan dividen kepada pemegang saham.

Untuk bisa menikmati keuntungan saat Profit Taking, trend harga terbaru harus bergerak (floating) ke area positif yang biasanya diwakili oleh angka hijau.

Artinya, seorang investor harus memegang aset sampai harganya lebih tinggi dari harga pembelian awal, dengan harapan keuntungan yang dihasilkan dari penjualan aset terkait.

Indikator yang cocok untuk profit taking

Pada poin sebelumnya, telah dijelaskan bahwa perubahan tren adalah salah satu momen emas untuk profit taking. Lalu, bagaimana cara melacak perubahan tren?

Baca Juga:  Baca Komik Tokyo Revengers Chapter 276

Salah satu cara untuk mengetahui perubahan tren adalah dengan menggunakan indikator Moving Average. Indikator ini memberikan informasi pergerakan harga pada periode tertentu mulai dari per jam, harian, bahkan bulanan dan lebih lama.

Untuk membaca tren, Anda dapat menggunakan 2 garis MA pada periode yang berbeda (umumnya 1 periode pendek dipasangkan dengan 1 garis MA dengan periode yang lebih lama), dan kemudian melihat Persilangan antara 2 garis.

Jika ma periode pendek akan memotong ma periode panjang ke arah atas, maka itu menunjukkan tren naik (sinyal beli). Hal yang sama berlaku untuk sebaliknya.

Apa Dampak Dari Profit Taking Pada Perdagangan Dan Investasi?

Dalam praktek yang sebenarnya, tidak semua pedagang memiliki kesempatan untuk mendapatkan keuntungan selama pasar dikendalikan oleh Profit Taking. Hal ini karena likuiditas Forex atau pasar saham dapat terganggu, sehingga volatilitas menyebabkan harga berfluktuasi dengan cepat.

Misalnya, investor A mengharapkan untuk mendapatkan cuan hanya dengan berpartisipasi dalam membeli saham selama tindakan pengambilan keuntungan.

Sayangnya, trader A gagal merealisasikan keuntungan, karena tidak lama kemudian, nilai saham mengalami koreksi (penurunan sementara). Akibatnya, sering ada fenomena saham macet atau posisi perdagangan terkunci di antara pedagang pemula.

Sementara itu, jika Anda adalah investor jangka panjang, Profit Taking juga dapat menyebabkan perubahan kondisi di luar kisaran normal dalam portofolio. Anda mungkin akan melihat nilai aset meningkat secara dramatis dalam suatu periode, kemudian menurun tajam.

Cara Memanfaatkan Hak Agar Cuan Maksimal

Agar peluang mencapai keuntungan yang konsisten menjadi lebih tinggi, Anda harus mempelajari beberapa tips dan panduan sederhana untuk mengambil keuntungan dengan benar:

Siapkan strategi Entry-Exit dengan hati-hati

Untuk keuntungan yang konsisten, Anda tidak boleh menutup posisi perdagangan secara sewenang-wenang atau menjual aset investasi tanpa strategi dan persiapan yang tepat.

Baca Juga:  Berikut Panduan MIFX vs Finex untuk Trader Indonesia

Secara umum, pedagang profesional atau investor hanya akan berkomitmen untuk membuka posisi perdagangan atau membeli aset jika instrumen perdagangan yang dipilih menampilkan peluang yang benar-benar potensial.

Jika Anda menggunakan rumor atau momen rilis laporan berdampak tinggi untuk mendapatkan keuntungan, pahami juga bahwa efek dari sebuah berita seringkali tidak bertahan lama. Jangan memaksakan diri untuk mengambil tindakan hanya karena FOMO.

Manfaatkan alat perdagangan yang ada

Meskipun terlihat” hanya duduk-duduk”, perdagangan adalah aktivitas yang menguras energi. Ketika ada banyak berita besar dan pasar mengalami volatilitas tinggi, tingkat stres dapat meningkat dan pedagang dipicu untuk mengambil tindakan di luar rencana perdagangan.

Nah, daripada menonton Platform trading 24 jam nonstop, akan lebih baik jika Anda menggunakan toolsTake Profit (TP) yang telah disediakan. Untuk memasang level TP yang akurat, Anda dapat menggunakan metode aksi harga atau menentukan rasio R/R.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *